Islam sebagai keyakinan yang dinamis yang akar-akarnya tidak terletak pada wajah tradisi yang beku tetapi ada di dalam penafsiran, inovasi dan reformasi yang berkesinambungan. Dengan mengkaji mazhab-mazhab awal, hukum Islam, sufisme serta perkembangan politik, Islam abad ke- 20 digolongkan sebagai "neo fundamentalis"
buku iin mengupas secara mendasar ide kenabian dan titik-titik perbedaan persoalan ini antara ortodoksi pada satu pihak.