penerbitan buku "Spektrum Pendidikan Agama dan Keagamaan" ini patut diapresiasi dengan baik. buku ini berisi delapan tulisan peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar yang melakukan penelitian pada enam provinsi dikawasan Timur Indonesia, yaitu provinsi maluku, sulawesi barat, maluku utara, sulawesi tengah, kalimantan timur, dan Provinsi Papua Barat.
Interaksi yang panjang dan hubungan akrab yang terbangun antara ulama dan masyarakat membuat ulama menjadi sosok yang rentan terhadap penilaian masyarakat pendukungnya. segala gerak gerik, termasuk keluarganya akan disoroti oleh masyarakat.
Relasi agama dan Negara merupakan isu yang krusial diperbincangkan beberapa tahun terakhir di Indonesia. Isu ini merupakan isu klasik yang telah diperbincangkan di dunia ilam pada abad pertengahan. Secara sosio historis ada tiga model relasi antara agama dan negara.
Republik Indoensia sebagai negara yang terbesar jumlah penduduknya yang beragama Islam, meskipun tidak menanamkan dirinya sebagai Negara Islam. Komposisi penduduk yang mayoritas memeluk agama Islam tercermin dalam pelaksanaan pendidikan.
buku ini merupakan hasil penelitian madrasah dilingkuangan hidup
Sejarah perkembangan dan pembangunan bangsa mengajarkan kepada kita bahwa bangsa yang maju, modern, makmur dan sejahtera adalah bangsa bangsa yang memiliki sistem dan peraktik pendidikan yang bermutu.
penulis buku ini menjelaskan tentang kondisi objektif pendidikan Tingkat Menengah di Indonesia. Di dalamnya diuraikan sangat gamblang dan sistematis berbagai pandangan para teoritis dan praktisi pendidikan yang dikuatkan dengan adanya fakta-fakta autentik di lapangan.
Buku ini merupakan refrensi hasil penelitian tentang pendidikan agama dan keagamaan
buku ini adalah hasil penelitian yang diharapkan mampu mengembangkan wawasan pengetahuan dan keterampilan mengajar guru guru menemukan masalah yang memerlukan kajian cermat dan sistematis.
Penelitian tentang Aspirasi dan Pengembangan Ulama tentang Pembangunan Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan Agama oleh peneliti-peneliti dari Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar adalah penelitian sejarah sosial keagamaan yang menyuguhkan gambaran tentang peran serta ulama sebagai pemikir pelaku perubahan sosial yang menjadikan agama sebagai sumber nilai, dan sekaligus masyarakat …
Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai ragam etnik, budaya dan agama. keaneekaragaman ini di satu sisi merupakan modal kultur dalam membangun identitas nasional yang unit, namun di sisi lain kenyataan pluralictis menjadi salah satu faktor penyebab munculnya berbagai konflik sosial di Indonesia.
Indonesia dilimpahi berkah alam yang menahbiskannya menjadi negara yang (dibayangkan) kaya, di hampir semua lini kehidupan. Tak terkecuali, multi identitas primordial yang berada dalam dekapannya.
Ulama adalah pewaris para nabi. Melalui para ulama itulah ajaran lnabi dapat sampai kepada kita. Ajaran Rasulullah Muhammad SAW baik dalam bentuk Aqidah, Akhlakul Karimah dan Syariat Agama lainnya maupun dalam bentuk sunnah dan keteladanan nabi hanya dapat sampai kepada ummatnya yang hidup hingga di akhir zaman ini.
hasil penelitian ini hasil penelitian secara luar melalui ekspos hasil penelitian
Buku Langit-Langit Hikmah (Konfigurasi Khazanah Islam dan Budaya Lokal) bukan hanya merupakan sejemput hikmah dalam tradisi intelektual dan keberagaman, namun juga sarat akan informasi khazanah dan budaya keagamaan dalam berbagai perspektif.
Penelitian tentang KPPSI merupakan salah satu bagian dari penelitian varian gerakan keagamaan di kawasan timur indonesia yang dilakukan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar.
Geertz adalah mata rantai terakhir yang membangun teori tentang agama. Ia, dalam bukunya The Interpretation of Cultures (1973) memandang agama sebagai bagian dari sistem budaya.
Penulis menyadari bahwa istilah radikalisme (juga terorisme dan istilah-istilah lain) merupakan istilah yang mengundang perdebatan. Beberapa elemen Islam menolak untuk disebut sebagai radikalis atau ekstrimis dilekatkan secara semena-mena kepada islam.
Paham fundamentalis kini makin merebak ke dalam kampus. Terjadi pergeseran paham keagamaan di kalangan kampus. Ironisnya, paham-paham baru yang muncul itu cenderung mengarah kepada radikalisme agama.
Buku ini berisi kumpulan hasil penelitian tentang moderasi beragama di Indonesia dalam perspektif agama dan negara, berikut dengan peluang dan tantangan yang menyertainya
Buku saku yang merupakan suplemen tak terpisahkan dari buku Moderasi Beragama yang diterbitkan oleh Balitbang Diklat Kemenag RI (2019). Ia dimaksudkan sebagai bacaan ringkas untuk memahami moderasi beragama
kehidupan beragama adalah hak asasi setiap inasan sebagai wijud penghambaan kepada sang pencipta. tak seorang pun boleh memaksa orang lain memluk atau keluar dari suatu agama
Buku Monografi Aliran Keagamaan Islam di Indonesia menampilkan tujuh kajian berbeda, dalam bingkai aliran keagamaan Islam yang ada di Indonesia.
Dunia digital yang menjadi salah satu ciri penting masyarakat masa depan atau the future society adalah "alam lain" dari bumi yang kita diami sekarang. Trend kemajuan teknologi tidak bisa lagi dielak.
Kamus Istilah Keagamaan ini disusun dengan tujuan utama melindungi keyakinan umat beragama dari kekeliruan dalam memahami ajaran agama dan lebih mendorong terwujudnya kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
Trilogi Kerukunan yang ditawarkan oleh Menteri Agama, Prof. Dr. Anregurutta K.H. Nasaruddin Umar ini sangat relevan dengan konteks kekinian, khususnya bangsa Indonesia yang sangat emmegang teguh ajaran agama. Istilah tirlogi kerukunan ini pernah diperkenalkan oleh Menteri Agama pada kabinet Pembangunan III (1978-1983) Alamsjah Ratu Perwiranegara.
Kumpulan hasil-hasil penelitian atau kajian terhadap naskah-naskah klasik karya ulama Nusantara. Kegiatan penelitian dan penerbitan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi Balai Litbang Agama Semarang sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama guna memperoleh bahan-bahan kajian untuk penyusunan kebijakan Kementerian Agama dlaam melaksanakan pemb…
Perkembangan Islam di Indonesia telah melahirkan banyak ulama-ulama besar yang memiliki kemampuan tinggi dalam menulis karya-karya Islam, yang juga diakui di dunia internasional.
Puisi Lama Indonesia yang kita kenal di Indonesia adalah puisi peninggalan Sastra Melayu, ia merupakan warisan nenek moyang yang patut dipelajari dan dipelihara, ada yang berbentuk aslui dan ada pula yang telah mendapat pengaruh dari puisi-puisi asing.
kompilasi hukum islam merupkan sekumpulan materi hukum islam yang ditulis dalam pasal demi pasal.
Buku ini telah mampu menyederhanakan pembahasan sejumlah masalah pokok al-qur'an, sehingga, bagi siapa saja yang ingin mengetahui seluk beluk tentang al-Qur'an, bisalah dianggap memadai
Syariat bukanlah kaidah-kaidah, aturan-aturan dan hukuman-hukuman, melainkan spirit yang menembus inti segala sesuatu. Sebuah spirit yang berkelanjutan dalam menciptakan aturan-aturan baru, melakukan pembaruan-pembaruan dan interpretasi-interpretasi modern
Dalam Lapangan Hukum Perdata Non Islam, hukum waris didefinisikan dengan kumpulan peraturan, yang mengatur hukum mengenai kekayaan karena wafatnya seseorang, yaitu mengenai pemindahan kekayaan yang ditinggalkan oleh si mati dan akibat dari pemindahan ini bagi orang-orang yang memperolehnya, baik dalam hubungan antara mereka dengan pihak ketiga
Penelitian mengenai "Pandangan Pemuka Agama tentang Ekslusifisme Beragama di Indonesi" bertolak dari asumsi, bahwa kecenderungan ekslusifisme beragama yang sekarang menggejala di tengah umat dan pemuka agama, berkaitan erat dengan cara mereka memahami agama sebagai buah dari pengaruh berbagai faktor.
Kajian salafi pada disertasi ini berdasar pada kajian kepustakaan dengan melalui pendekatan sejarah, filosofis, teologis, dan linguistik. Pendekatan ini dilakukan untuk penelususran salafi mulai dari zaman sahabat sampai menjadi sebuah peristilahan.
Karya-karya Fikih tertulis Ulama Kalimantan Selatan sejak periode al-Banjari (abad ke 18) hingga karya-karya fikih abad ke-21 belum membahas secara khusus tema lingkungan hidup.
Memaparkan proses Islamisasi di Jawa melalui Naskah Asmarakandi sebagai sarana sekaligus sebagai substansi. Penelitian ini berada dalam lingkup Kajian Budaya Mutakhir (cultural studies) dengan pendekatan multidisiplin. Penelitian naskah dilakukan dengan metode filologi. Hasilnya diarahkan menjadi sebuah kajian antropologis untuk mrngetahui bagaimana sebuah pokok ajaran Islam diterapkan dalam ba…
Ada dugaan yang kuat bahwa sebenarnya para pemimpin negara-negara Islam dan para politisi Muslim, dari Mesir, Pakistan, sampai ke Indonesia, sudah tahu sebutan kafir bagi orang yang tidak menerapkan syariat yang diturunkan Allah.
Buku ini mengkaji fenomena penginjilan dan bagaimana pemahaman misi kekristenan memengaruhi hubungan antar denominasi Kristen di Indonesia serta berinteraksi dengan konsep oikumenisme dan kemajemukan agama. Fokus utama dari buku ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana jaringan kerja penginjilan yang ada berperan dalam membentuk pemahaman serta sikap umat Kristen terhadap pluralisme agama di In…
Salah satu masalah dalam pengaturan larangan penodaan agama di Indonesia ialah karena UU No. 1 PNPS tahun 1965 tentang pencegahan penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama itu mengaitkan kejahatan sebagaimana disebut pada pasal 156a KUHP.
Buku “Teori Maslahat dan Relevansinya dengan Perundang-undangan Pidana Khusus di Indonesia” membahas bagaimana konsep maslahat dalam khazanah ushul fikih dipakai sebagai kerangka berpikir untuk menilai, mengarahkan, dan membenarkan kebijakan hukum, khususnya pada wilayah pidana khusus di Indonesia yang sering muncul karena kebutuhan sosial yang mendesak dan perkembangan zaman. Maslahat dipo…
Buku ini membahas bagaimana media massa membentuk citra umat Islam di Indonesia melalui pemberitaan, dengan fokus pada dua surat kabar yang punya karakter berbeda: Kompas (mainstream nasional dengan gaya redaksional moderat-sekuler) dan Republika (lahir dari basis pembaca Muslim dan membawa sensitivitas isu-isu keislaman). Dengan pendekatan analisis isi, penulis mengurai pola liputan, pilihan t…
Islam sebagai keyakinan yang dinamis yang akar-akarnya tidak terletak pada wajah tradisi yang beku tetapi ada di dalam penafsiran, inovasi dan reformasi yang berkesinambungan. Dengan mengkaji mazhab-mazhab awal, hukum Islam, sufisme serta perkembangan politik, Islam abad ke- 20 digolongkan sebagai "neo fundamentalis"
Interaksi dinamis antara Islam dan Budaya Lokal diawali oleh sebuah proses pembentukan tradisi islam melalui konversi kekuasaan lokal ke dalam Islam, periode ini dapat disebut sebagai gelombang pertama Islam menanamkan pengaruhnya di tanah Buton
Banyak sarjana membicarakan Islam di Aceh dengan merujuk peran penting para ulama abad ke XVII dalam pembentukan tradisi dan wacana keilmuan Islam di wilayah ini, yaitu pada Hamzah Fansuri, Syamsuddin al-Sumatra'i, Nuruddin al-Raniri, dan Abdurrauf bin Ali al-Jawi al-Fansuri, tau yang dikenal sebagai al-Sinkili.