Pembacaan nilai-nilai keagamaan yang digali dari keragaman budaya, serta keluhuran budi pekerti dari sebuah identitas adalah hal penting dalam pengembangan wawasan kebangsaan
Salah satu warisan kebudayaan Indonesia yang tak ternilai adalah peninggalan-peninggalan tertulis yang tertuang dalam berbagai naskah. Naskah-naskah ini berisi ungkapan kehidupan masa lalu, yang berperan sebagai sarana kebudayaan dan komunikasi antar generasi masa lampau, masa sekarang, dan masa mendatang. Ditinjau dari isinya, naskah-naskah mencerminkan berbagai pemikiran, pengetahuan, keperca…
Naskah klasik salah satu bentuk peninggalan tertulis kebudayaan masa silam. Ia sebagai dokumen merekam secara tertulis kegiatan masa lampau yang merupakan manifestasi dan refleksi kehidupan masyarakatnya, jembatan menghubungkan generasi masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang.
Naskah klasik salah satu bentuk peninggalan tertulis kebudayaan masa silam. Ia sebagai dokumen merekam secara tertulis kegiatan masa lampau yang merupakan manifestasi dan refleksi kehidupan masyarakatnya, jembatan menghubungkan generasi masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang.
Geertz adalah mata rantai terakhir yang membangun teori tentang agama. Ia, dalam bukunya The Interpretation of Cultures (1973) memandang agama sebagai bagian dari sistem budaya.
Republik Indoensia sebagai negara yang terbesar jumlah penduduknya yang beragama Islam, meskipun tidak menanamkan dirinya sebagai Negara Islam. Komposisi penduduk yang mayoritas memeluk agama Islam tercermin dalam pelaksanaan pendidikan.
Buku Langit-Langit Hikmah (Konfigurasi Khazanah Islam dan Budaya Lokal) bukan hanya merupakan sejemput hikmah dalam tradisi intelektual dan keberagaman, namun juga sarat akan informasi khazanah dan budaya keagamaan dalam berbagai perspektif.
Ulama adalah pewaris para nabi. Melalui para ulama itulah ajaran lnabi dapat sampai kepada kita. Ajaran Rasulullah Muhammad SAW baik dalam bentuk Aqidah, Akhlakul Karimah dan Syariat Agama lainnya maupun dalam bentuk sunnah dan keteladanan nabi hanya dapat sampai kepada ummatnya yang hidup hingga di akhir zaman ini.
Di antara naskah kuno yang ada di Nusantara ini, memiliki nilai-nilai Agamis, yang dapat di kategorikan ke dalam naskah-naskah klasik keagamaan.
Inventarisasi dan digitalisasi naskah kuno yang dilakukan pihak Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, memiliki makna penting bagi upaya penyelamatan naskah kuno Nusantara yang kini telah mengalami kerusakan dan masih berada di tangan pemilik yang mewarisinya. Naskah-naskah keagamaan yang ditemukan diinventarisasi serta didokumentasikan dalam bentuk foto digital.