Jurnal Suhuf Volume 4, No. 2 tahun 2011 menampilkan sejumlah artikel, ulasan singkat sejumlah buku, indeks tulisan yang etrbit dalam volume ini. Lima tulisan tentang Kajian Al-Qur'an dan tiga tulisan tentang museum dan kebudyaan Islam.
Jurnal Suhuf Volume 3, No 1 Tahun 2010 menampilkan delapan artikel, satu tinjauan buku dan beberapa referensi buku dalam rubrik Pustaka
Jurnal Suhuf Volume 3, No. 2 tahun 2010 menampilkan sejumlah artikel, tinjauan buku, obituari dan pustaka. Empat tulisan tentang kajian Al-Qur'an dan tiga tulisan tentang museum dan kebudayaan Islam.
Jurnal Suhuf Volume 2, No. 1 Tahun 2009 menampilkan sembilan tulisan dan satu tinjauan buku singkat. Lima tulisan pertama berupa artikel, dua tulisan berikutnya merupakan hasil penelitian, satu tulisan tentang book review, satu tulisan obituari dan satu pustaka
Jurnal Suhuf Volume 4, No. 1 tahun 2011 menampilkan sejumlah artikel, tinjauan buku, obituari dan pustaka. Lima tulisan tentang kajian Al-Qur'an dan dua tulisan tentang museum dan kebudayaan Islam.
Buku tentang Rongkong ini merupakan pintu awal bagi para peneliti, khususnya di Kabupaten Luwu untuk mengenali betapa beragamnya kebudayaan nasional. Rongkong adalah identitas yang unik. Berbeda dengan Luwu, tetapi bagian penting dari Luwu. Stigma buruk dan jelek yang dilekatkan kepada orang Rongkong selama ini adalah bentuk ketidakpahaman sejarah orang Rongkong pada umumnya.
Semua padang rumput dan hutan belukar, semua gunung besar dan kecil merupaka sumah besar obat dunia. Hanya kesadaran rahasia alam lah yang membuat orang menjadi seorang dokter sejati.
Indonesia adalah "Rumah Budaya Desa" karena ia bukan hanya sebuah negeri yang multietnik dan multilingual, melainkan juga multimental. Negeri dengan berbagai sebutan ini, dari zamrud khatulistiwa hingga Land under the Rainbow, memiliki sejarah kebudayaan yang panjang dan timbul-tenggelam, yang dapat dilihat dari lembar-lembar peradaban yang terbaca dari masa ke masa, sejak zaman prasejarah hing…
Berangkat dari rumusan Taksanomi Bloom and Krathwohl (1956) yang memilah antara tujuan umum dan tujuan khusus atau yang diistilahkan dengan Goal, Aim dan Purpose (tujuan umum),maka sebaiknya juga menggunakan istilah tersebut, karena memudahkan pemahaman yang bisa mengantarkan pada arah yang akan ditujudan lebih spesifik (Nasution, 1999:15-32).
histografi islam
Berbeda dengan sangkaan para turis, yang mengunjungi Desa Trunyan, penduduk desa tersebut bukan termasuk penduduk "primitif", tetapi termasuk penduduk petani desa yang konservatif.
kita akan melihat warisan nilai-nilai masyarakat tradisi di Sulawesi Selaatan yang telah hidup dalam denyut nadi kebudayaan masyarakat sejak beradab-abad lalu. nilai-nilai kebudayaan yang mengalami transformasi dari generasi ke generasi berikutnya hingga menjadi semacam mata rantai rohani kebudayaan dari masa silam, masa kini dan juga bahkan mungkin masa depan.
Penelitian kebudayaan merupakan usaha untuk memahami fakta yang keberadaannya di wakili oleh sesuatu dan dilakukan secara rasional empiris.