Dia disegani oleh kawan dan lawan. Oleh Belanda, Sultan Hasanuddin diberi gelar "Ayam Jantan dari Benua Timur" (The Fighting Cock of The East), karena Belanda sendiri menganggap dirinya sebagai "Ayam Jantan dari Benua Barat" menentang baik Spanyol maupun Portugis, Inggris, dan Perancis