Dalam perkembangnnya, FKUB kian mendapatkan tempat yang strategis. berbagai persoalan yang melibatkan komponen komunitas keagamaan dapat dimediasi melalui FKUB. FKUB menjadi sarana berkumpul dan berinteraksinya berbagai kelompok yang sama-sama menyadari bahwa keragaman agama bukan alasan untuk terjadinya konflik dan perpecahan.
Indonesia adalah Negara agamis yang menempatkan agama-agama pada posisi yang tinggi, sehingga dalam konstirusi dirumuskan menjadi "Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa".
PASCA BERLAKUNYA PERATURAN BERSAMA MENTERI AGAMA DAN MENTERI DALAM NEGERI Nomor 9 dan 8 tahun 2006 tertanggal 21 Maret 2006. Puslitbang Kehidupan Keagamaan telah 2 (dua) kali melakukan penelitian terkait substansi PBM. Pertama, tahun 2007 penelitian tentang Efektivitas Sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan…
Konflik komunal berlatar belakang agama di Indonesia yang berujung pada tindak kekerasan, mulai marak bermunculan pasca tumbangnya rezim represif Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, beriringan dengan meningkatnya konflik sosial horizontal.
Buku ini adalah suatu upaya mengkonstekstualisasikan beragam tradisi lisan yang ada di berbagai masyarakat yang diteliti ke dalam situasi dan kebutuhan saat ini. Hadirnya buku ini bukan erupakan suatu langkah mundur yang terjebak pada romantisme belaka karena terlalu mengunggulkan tradisi. Namun, buku ini berupaya mencari sisi positif dari berbagai tradisi lisan yang masih hidup.
Buku ini meskipun ditulis oleh seseorang ex biarawati dan penganut agama katolik yang taat, tetapi sangat objekif dan ilmiah dia mengemukakan fakta apa adanya tanpa pretensi tertentu,.
sebagaimana dimaklumi bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku, bahasa, adat istiadat dan agama, sehingga bangsa indonesia merupakan masyarakat yang majemuk.