"Tuhan, terimalah bingkisan kecil ini!" pekiknya seraya tengadahkan tangan berlumur darah jasad kakaknya, al-Husain. "Hitam" warna favoritnya. "Pantang Hina!" semboyannya. Zainab, namanya. Kaum pria perlu banyak idola dan pahlawan. Tapi kaum perempuan hanya perlu sedikit idola. Zainab bukan legenda, tapi fakta sejarah. Di dalamnya ada duka dan ada pula gelora.