BUKU INI MENYAJIKAN HASIL PENELITIAN PESERTA BIMBINGAN PENELITIAN sehingga hasilnya cukup variatif, karena masing-masing peneliti memiliki obye studi dengan berbagai pertimbangan masing-masing. Hasil penelitian yang dihimpun dalam buku ini adalah sebagai berikut: Hubungan LSM - Pemerintah, dimana dalam posisinya masing-masing telah cukup berperan dalam upaya pemeliharaan kerukunan beragama di …
Buku ini merupakan hasil penelitian Puslitbang Kehidupan Keagamaan tahun 2014, yang dilakukan di Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Manado dan Jayapura. Penelitian ini ingin menjawab empat hal, yaitu pandangan pemimpin gereja tentang pengaturan organisasi gereja, pemikiran visioner tentang keharmonisan dan kedamaian Beragama, dan relasi pemimpin gereja dan masyarakat sekitar dan Kemen…
Dampak modernisasi terhadap agama adalah munculnya berbagai macam gerakan, biak dari internal agama itu sendiri maupun eksternal.
buku ini membahas bentuk-bentuk pemikiran dan tingkah laku dari sebuah kelompok etnis, yang terbesar di Kawasan Asia Tenggara. sebuah percobaan untuk menjembatani jurang anatara etnografi pedesaan yang padat dengan proses karakteristik kebudayaan secara keseluruhan dari masyarakat Indonesia Modern.
Ketahuilah bahwa ilmu itu adalah agama, oleh karenanya lihatlah apa yang kalian perbuat dan dari siapa kalian mengambilnya. Ilmu siapa yang menjadi kiblat kalian dan kepada siapa kalian belajar agama. Sesungguhnya ahli bid'ah adalah pelaku kebatilan, sebab mereka adalah pembuat hal-hal yang baru dalam agama.
Laksan cahay yang menyinari alam semesta. Begitulah akhlak dan kepribadian Rasulullah SAW. Akhlak mulia hasil implementasi nilai-nilai suci Al-Qur'anul-Karim. Kita tentu menginginkan akhlak mulia tersebut, khususnya bagi orang tua yang memikirkan masa depan anak-anaknya. Akhlak mulia tidak lahir secara tiba-tiba, akan tetapi membutuhkan proses panjang melalui tarbiyah 'pendidikan'.
Sihir telah ada sejak ribuan tahun yang lampau dan sampai saat ini. Menurut Ibnu Hajar, sihir telah ada sejak zaman Nabi Nuh Alaihissalam. Manusia sejak dahulu kala telah anti pati dan memberi gelar buruk terhadap penyihir. Hal ini terbukti dengan celaan para penentang nabi dan rasul yang terdapat dalam Al-Qur'an
Tidak ada seorang pun yang bisa lepas dari stres. Sebagian ada yang dapat 'menikmati' stres itu, tetapi ada juga yang 'tidak tahan' ketika stres menyerangnya. Akibatnya mereka mudah marah, mudah menangis, dan berputus asa.
Dengan menempatkan pluralitas sebagai realitas, tidak lain sekedar ingin mempertegas bahwa sebenarnya pluralitas merupakan keadaan ontologis dari penciptaan kosmik beserta isinya. Pluralitas merupakan grand design Tuhan.
Amalan-amalan harigah Mu'tabarah dan jamaahnya sering menjadi sasaran su'uzhzhan oleh sementra orang yang dianggap melakukan amaln ibadah yang tidak ditemukan didalam syariat islam.
Di era modern sekarang ini kita dihadapkan pada sebuah tantangan yang tidak ringan berupa "perubahan" dalam semua lini dan aspek kehidupan. Pada era teknologi informasi saat ini, angka-angka perubahan tidak lagi dapat dihitung secara geometrik. Sebaliknya, untuk bisa mendeteksi laju perubahan, kita membutuhkan perangkat aritmatika supercanggih.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada seorang pun dari kalian, kecuali akan ditanya oleh Allah, Tuhan semesta alam, dimana antara dirinya dan Allah tidak ada lagi penghalang (hijab) dan tidak ada juru terjemah." (HR. Bukhari Muslim)
Dari Thawus, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Zuhud di dunia akan memenangkan hati dan badan, sedang kesenangan kepada dunia memanjangkan kekhawatiran dan kesedihan'."
Hati kita adalah sumber cahaya batiniah, inspirasi, kreativitas, dan belas kasih. Seorang mukmin sejati hatinya hiidup, tejaga, dan dilipah cahaya. Jika kata-kata berasal dari hati, ia akan masuk kedalam hati, jika ia keluar dari lisan maka ia hanya melewati pendengaran.
kejayaan yang eprnah diraih umat Islam dan semangat perjuangan dalam menyebarkan agama Islam ke seluruh pelosok dunia tidak terlepas dari pengaruh akidah (keyakinan) yang mendarah daging di hati umat Islam. Semangat berkorban dengan nyawa, fisik, harta dan waktu demi tegaknya Islam mustahil termanifestasi jika akidah di dalam hati umatnya kropos.
Gempuran tayangan infotainment di media elektronik yang mengumbar konflik rumah tangga bisa menjadi peletup terkoyaknya sendi-sendi kehidupan keluarga. Dan jika ketahanan keluarga sudah jebol, maka akan mengantarkan kehancuran bangsa.
Berbagai peristiwa atau fenomena sosial yang kita saksikan dalam kehidupan ini tidak terlepas dari sunnatullah. hal ini menunjukkan betapa alam dan peristiwa sosial ini tidak beralan dengan sendirinya atau secara kebetulan akan tetapi ada yang merancang dan mengaturnya