Buku ini terdiri dari lima bab pembahasan, yaitu; BAb 1 tentang Pendahuluan. Bab 2 tentang Pendidikan Islam, Madrasah, modal sosial. BAb 3 tentang MAdrasah Aliyah Negeri 1 Surakarta. Bab 4 tentang Modal sosial sebagai strategi pengembangan MAdrasah pada MAN 1 Surakarta. BAb 5 Penutup.
Buku ini merupakan bukti otentik dari kerja akademis yang telah di lakukan oleh para peneliti.
peranan penting yang ditunjukkan pesantren dalam mengawal dan mendorong kemajuan peradaban nusantara selama ini menjadi bukti kevitalan lembaga tersebut.
Penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa pendidikan agama sebagai salah satu bagian dari sistem pendidikan nasional (seperti yang diatur dalam UUSPN No. 2 Th. 1989), memiliki tugas dan beban yang sangat berat, mengingat obyek kajian dalam pendidikan agama terfokus pada mentalitas, sikap, dan moralitas.
Republik Indoensia sebagai negara yang terbesar jumlah penduduknya yang beragama Islam, meskipun tidak menanamkan dirinya sebagai Negara Islam. Komposisi penduduk yang mayoritas memeluk agama Islam tercermin dalam pelaksanaan pendidikan.
eksistensi dan peran lembaga pendidikan agama di indonesia sangat signifikan, husni rahum mencatat setidaknya ada tiga pesan lembaga pendidikan islam di indonesia.
buku ini merupakan hasil penelitian sebagai bahan kajian pelaksanaan KTSP di MTs, maka hasil-hasil ini perlu untuk diterbitkan dalam bentuk buku ilmiah yang layak untuk dibaca oleh berbagai kalangan.
Buku ini merupakan hasil penelitian tahun 2009 tentang kompetensi guru sains di madrasah. latar belakang penelitian ini didasarkan pada tuntutan undang-undang sisdiknas no 20 tahun 2005 tentang standar masional pendidikan (SNP)
Persepsi masyarakat terhadap UN bervariasi, sebagian mendukung dan sebagian lain menolak. UN harus tetap dilaksanakan karena mampu meningkatkan mutu pendididkan madrasah.
buku ini adalah hasil penelitian yang diharapkan mampu mengembangkan wawasan pengetahuan dan keterampilan mengajar guru guru menemukan masalah yang memerlukan kajian cermat dan sistematis.
buku ini hasil penelitian yang menyajikan secara signifikan data kemampuan berbahasa arab siswa madrasah aliyah dan gambaran situasi konkret pembelajaran bahasa arab yang terjadi di Madrasah Aliyah.
buku ini layak dibaca oleh banyak kalangan, bagi orang tua tidak perlu ragu memasukkan anaknya ke pesantren untuk melatih kemandirian da penguatan akhlak karimah.
Kepemiminan kepala madrasah merupakan bagian penting dari manajemen pendidikan islam, yang dikelompokkan dalam perilaku organisasi yang terdiri dari nilai-nilai perilaku dan simbol organisasi.
Penelitian ini menyajikan data-data yang nyata terjadi di lapangan baik mengenai penyelenggaraan MAK, animo masyarakat terhadap MAK, Maupun usulan format MAK ke depan. sehingga pada gilirannya penelitian ini memiliki kontribusi yang cukup signifikan.
buku ini secara amat selektif mengangkat sepuluh artikel terbaik yang memperbincangkan tema-tema aktual di seputar cara pembelajaran yang menyenangkan.
buku ini adalah kumpulan naskah-naskah hasil penelitian beberapa peneliti dengan tema besar modernisasi pesantren
buku ini memfokuskan pembahasannya sekitar perkembangan madrasah dan pendidikan islam yang menjadi tugas dan tanggung jawab masyarakat, para pengelola madrasah, guru dan pemerintah. uraiannya mulai dari sejarah perkembangan madrasah fungsi dan peranan dalam sistem pendidikan di era otonomi daerah.
buku ini diharapkan dapat memberikan masukan pada madrasah dalam upaya memperbaiki atau meningkatkan kualitas lulusan. khususnya perumusan kebijakan terkait program peningkatan mutu pendidikan madrasah.
buku ini merupakan hasil penelitian madrasah dilingkuangan hidup
madrasah tidak mungkin dipisahkan dari momentum religiusitas dan dinamika sosial politik yang menyertai kelahirannya.
buku ini adalah hasil penelitian yang diharapkan mampu mengembangkan wawasan pengetahuan dan keterampilan mengajar guru guru menemukan masalah yang memerlukan kajian cermat dan sistematis.
buku ini diharapkan dapat mengisi kelangkaan dan memperkaya kajian tentang pesantren dan kiai terutama mewakili tiga etnisitas jawa, sunda dan madura,
Salah satu upaya menghindarkan pendidikan Islam dari keterjebakan dualisme dikotomik keilmuan antara "determinasi historis" dan "realisme praksis" adalah dengan cara mempertegas jati diri keberpihakannya pada tindakan penyadaran dan pemberdayaan.
Mahfuzhat adalah bagaikan satu rumah bahasa, dengan bangunan makna yang terdiri dari bahan yang sudah terseleksi, yang sarat dengan nilai-nilai religius ,estetis, dan cerdas.